Keyword Stuffing Adalah Hal yang Perlu Anda Hindari !

No Comments

keyword stuffing adalah

Maxima Digital – Salah satu kesalahan terbesar seorang penulis artikel SEO adalah melakukan keyword stuffing. Keyword stuffing adalah suatu tindakan dengan memasukkan kata kunci secara berlebihan dalam sebuah artikel. Perilaku seperti ini mungkin saja bertujuan untuk mengoptimalkan keyword density. Keyword density adalah tingkat kepadatan kata kunci yang merupakan hasil dari pengulangan kata kunci. Namun, pengulangan keyword yang berlebihan justru akan terindikasi sebagai spam dan itu sangat tidak baik karena akan memberikan pengaruh negatif terhadap ranking halaman website anda.

Pada artikel ini kami akan membahas secara jelas mengenai keyword stuffing. Tapi sebelum itu, kita dapat memulai dulu dari apa itu keyword dan juga contoh keyword itu sendiri agar anda yang belum familiar dapat memahami konten atau artikel ini dengan baik.

Apa itu Keyword?

Keyword adalah sebuah susunan kata yang sering orang ketikkan saat sedang mencari data ataupun suatu informasi yang mereka butuhkan di internet. Mesin pencari akan menyimpan dan memakai kata-kata ini sebagai analisis kebutuhan para pengguna internet. 

Contoh Keyword

  1. Short-tail keywords
  2. Mid-tail keywords
  3. Long-tail keywords
  4. Market segment keywords
  5. Customer defining keywords
  6. Product keywords
  7. Branded Keywords
  8. Competitor keywords
  9. Geo-targeted keywords

Pengaruh Buruk Keyword Stuffing terhadap SEO

Setelah mengetahui apa itu keyword dan contoh keyword, sekarang saatnya kita membahas mengenai keyword stuffing. Seperti yang kami katakan di awal paragraf, keyword stuffing tidak akan memberikan sesuatu kecuali efek buruk terhadap website anda karena Google akan menganggapnya sebagai spam.

Sementara, website spam ini sudah tentu tidak akan membawa manfaat kepada pengguna mesin pencari seperti Google. Dengan demikian, Google akan menurunkan ranking website anda dan bahkan menghapusnya dari daftar SERP.

Baca Juga disini : Apa itu SERP

Maka dari itu, anda harus benar-benar membuat sebuah artikel yang bertujuan untuk memberikan manfaat kepada para pembaca, dengan cara membuat konten yang berhasil menjawab kebutuhan mereka.

Selain spam, keyword stuffing ini dapat menyebabkan buruknya pengalaman bagi pembaca. Efeknya, pembaca anda kemungkinan besar akan kecewa dan langsung menutup halaman website anda. Dengan begitu, bounce rate website akan meningkat dan tentu saja hal ini sangat merugikan anda.

4 Tips Penggunaan Kata Kunci dengan Efektif

Saat ini, anda sudah mengetahui dampak buruk dari keyword stuffing. Namun bagaimana cara penggunaan kata kunci yang tepat? Apakah cukup hanya dengan menghindari stuffing saja? Tentu saja tidak. 

Di bawah ini terdapat empat tips penggunaan kata kunci secara efektif untuk meningkatkan ranking website anda.

1. Tetapkan Kata Kunci Utama

Saat anda memulai pembuatan konten di halaman website anda, pilihlah kata kunci utama yang paling relevan dengan konten yang akan anda kerjakan. Jangan lupa untuk melakukan riset terlebih dahulu untuk menemukan kata kunci yang paling relevan.

Untuk melakukan riset tersebut, anda dapat menggunakan SEO Tools untuk mendapatkan kata kunci yang paling tepat. Di SEO Tools ini, anda dapat mengetahui kesulitan kata kunci, jumlah kata kunci, dan masih banyak yang lainnya.

2. Tambahkan LSI Keyword

Tidak cukup hanya dengan fokus keyword, anda juga harus mencari dan mengutip LSI keyword ke dalam artikel anda demi meningkatkan kualitas dari SEO. LSI keyword ini akan sangat membantu konten anda untuk masuk ke laman pertama mesin pencari. Karena dengan kata kunci ini, mesin pencari akan lebih mudah menemukan konten anda.

3. Kepadatan yang Sesuai

Seperti yang kami jelaskan sebelumnya bahwa anda harus mengatur banyaknya kata kunci yang anda gunakan dalam sebuah konten atau artikel. Karena perilaku keyword stuffing akan membuat Google menganggap konten anda sebagai spam. Untuk itu, masukkanlah keyword secara wajar. Anda tidak perlu repot-repot mengukur tingkat kewajaran kata kunci anda secara manual, karena ada plugin yang bernama Yoast SEO yang akan membantu anda.

4. Tempatkan kata Kunci pada Elemen Tertentu

Membubuhkan kata kunci tentunya tidak hanya pada isi konten atau artikel saja. Anda juga wajib menyisipkan kata kunci pada elemen lainnya. Setidaknya sisipkan satu kata kunci pada elemen berikut:

  • Judul
  • Sub judul
  • Tag judul
  • Meta deskripsi
  • Alt image
  • Paragraf pertama
  • Paragraf akhir

Dengan cara seperti ini tentu saja akan mengirimkan dan memberikan sinyal positif terhadap mesin pencari. Namun tetap saja, hal yang terpenting adalah menggunakan kata kunci secara wajar dan tidak berlebihan.

KESIMPULAN

Keyword stuffing adalah suatu perilaku keliru dengan menyisipkan keyword secara berlebihan ke dalam sebuah artikel atau konten. Perilaku seperti ini akan membuat website anda mempunyai citra yang tidak baik karena pembaca tidak akan nyaman berlama-lama berada di website anda. Di sisi lain, mesin pencari akan menganggap konten bahkan website anda sebagai spam. Hal ini tentunya akan membuat ranking website anda jatuh. 

Sekian konten kami kali ini, semoga bermanfaat. Untuk info lebih lanjut mengenai SEO, kalian bisa menghubungi kami Maxima Digital Indonesia. Terima kasih.

Baca yang lainnya :

Cara Riset Keyword Dengan SEO Tools Gratis

5 Cara Optimasi SEO Off Page

Crawling adalah ? Bagaimana Cara Kerja Web Crawler?

About us and this blog

We are a digital marketing company with a focus on helping our customers achieve great results across several key areas.

Request a free quote

We offer professional SEO services that help websites increase their organic search score drastically in order to compete for the highest rankings even when it comes to highly competitive keywords.

Subscribe to our newsletter!

More from our blog

See all posts

Leave a Comment